Invitation

Desember 20, 2018 RISMAWATI 0 Comments

Invitation is a spoken or written request to somebody to do something or to go somewhere.
TYPES OF INVITATION
There are 2 types of invitation : formal and informal invitation.

  • Formal invitation is an invitation which follows a dignified form, tone or style in agreement with the established norms, customs, or values (Webster, 2012).   For example : graduation ceremony, wedding, grand opening, etc. 
  • Informal invitation is a personal invitation given to a friend, family like birthday party, family gathering.
  • Birthday       : Ulang tahun
  • Weeding       : Pernikahan
  • Anniversary: Hari jadi
  • Meeting       : Rapat
  • Graduation  : Kelulusan
  • Dinner          : Makan malam
  • I invite you to come…
  • I invite you to join…
  • Would you like to come
  • Would you like to join us
  • I would like to invite you
  • Request the present of…
  1. Receiver/To: nama orang yang dituju/yang diundang
  1. Body of invitation/isi undangan: Isi undangan biasanya berupa hal hal berikut ini:
  • Subjek: Nama Acara
  • Day or Date: Hari dan tanggal
  • Time: Waktu yang ditetapkan
  • Place: Tempat dimana acara tersebut diadakan

The Purpose/Tujuan Invitation (Undangan)
“To invite someone attend/come an event.”
Untuk mengajak atau mengundang seseorang untuk hadir dalam suatu acara tertentu
Sebuah undangan dapat digunakan untuk mengunadang seseorang untuk datang ke suatu acara, adapun beberapa hal diantaranya adalah:
Beberapa ungkapan yang biasa digunakan untuk membuat sebuah undangan:
C.Generic Structure of an invitation/Bagian –bagian teks undangan
Secara umum/dasar bagian teks sebuah undangan meliputi:
3. Sender/from: Orang yang mengirim undangan
Example of Formal Invitation



Example of Informal Invitation




Expressing of Invitation 




0 komentar:

Adab Tidur Seorang Muslim Sesuai Sunnah Rasulullah

Desember 20, 2018 RISMAWATI 0 Comments

Sunnah Rasulullah Shalallahu'Alaihi Wassallam dalam tidur:

1. Menutup Pintu, Memadamkan Api (Lampu)dan Menutup Bejana
Dianjurkan bagi seorang muslim untuk menutup pintu, memadamkan api (lampu), dan menutup bejana yang ada di rumahnya sebelum tidur. Hikmahnya adalah kita tidak menghambur-hamburkan uang karena masih menyalanya lampu, dan kita melindungi setiap wadah dari kejatuhan hal-hal yang tidak kita inginkan. Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana makanan dan minuman.”(HR Bukhari-Muslim).
2. Berwudhu
Berwudhu sebelum tidur memiliki hikmah bahwa ketika kita bersiap untuk mati, maka kita mati dalam keadaan suci. Anjuran untuk berwudhu sebelum tidur dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Al Bara’ bin ‘Azib bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Membersihkan Tempat Tidur
Dianjurkan pula untuk mengibaskan kain pada tempat tidur sebanyak tiga kali sebelum berbaring. Hal ini memiliki hikmah, seandainya ada binatang melata atau hal-hal yang tidak kita inginkan ada di tempat tidur, maka semuanya sudah kita bersihkan. Anjuran ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhubahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengibaskan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”. Di dalam riwayat yang lain dijelaskan bahwa jumlah kibasan yang dianjurkan adalah sebanyak tiga kali (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Berbaring pada Bagian Kanan Badan
Posisi awal yang dianjurkan ketika tidur adalah dengan menumpukan badan pada bagian kanan badan dan dianjurkan pula untuk menjadikan tangan kanan sebagai bantal untuk kepala. Menurut penelitian medis, posisi seperti itu sangat baik untuk pencernaan selama proses istirahat. Hal ini berdasarkan hadits yang telah dibawakan di atas, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban). Adapun ketika telah terlelap tidak mengapa jika posisi badan berubah.
5.  Membaca Beberapa Surat/Ayat Al Qur’an
Ada beberapa surat/ayat yang dianjurkan untuk dibaca menjelang tidur. Diantaranya:
Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas, ‘Aisyah radhiyallahu‘anha berkata, “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya, lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari)
Ayat Kursi, hal ini berdasarkan hadits yang diriwiyatkan oleh sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (HR. Bukhari).
Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah,berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam Barangsiapa membaca dua ayat tersebut pada malam hari, maka dua ayat tersebut telah mencukupkan-nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Surat Al Kafirun, berdasarkan sebuah hadits yang mengisahkan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam mengajarkan sahabat Naufal untuk membaca surat Al Kafirun sebelum tidur (HR Abu Dawud, Ahmad, dan At Tirmidzi).
Surat Al Mulk dan As Sajdah, hal ini berdasarkan penjelasan sahabat Jabir bin Abdillah, beliau berkata, “Tidaklah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam tidur sampai beliau membaca alif lam mim tanzilus sajdah (surat As Sajdah) dan Tabarokalladzi biyadihil mulk (surat Al Mulk)” (HR Bukhari).
Mengenai surat-surat tersebut, maka membacanya tergantung dari kemampuan kita. Akan lebih baik lagi jika kita mau berlatih sehingga bisa mengamalkan Sunnah Rasulullah Saw secara sempurna.
6. Membaca Do’a Sebelum Tidur
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam mengajari kita untuk membaca doa sebelum tidur. Doa tersebut adalah “Bismika Allahumma ahyaa wa amuut. (Dengan menyebut nama-Mu, Ya Allah, aku hidup dan mati.”
Boleh juga ditambah dengan doa “Bismikarabbii wa dho’tu jambii wa bika arfa’uhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltahaa fahfazhhaa bimaa tahfazha bihi ‘ibaadakasshaalihiin. (Dengan menyebut nama-Mu wahai Tuhanku, aku letakkan lambungku. Dengan nama-Mu aku mengangkatnya. Seandainya Engkau menahan nafasku maka kasihanilah ia dan apabila Engkau membiarkannya maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hambaMu yang shalih.” (HR Bukhari dan Muslim)
7. Menjauhi Hal-hal Makruh
Ada beberapa hal yang makruh yang sepatutnya dijauhi untuk dilakukan sebelum tidur. Diantaranya:
Makruh tidur di atas dak terbuka, berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat `Ali bin Syaiban bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang tidur malam di atas atap rumah yang tidak ada penutupnya, maka hilanglah jaminan darinya” (HR. Bukhari).
Makruh tidur dalam posisi telungkup (perut sebagai tumpuan), Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,“Sesungguhnya cara berbaring seperti ini (telungkup) adalah cara berbaringnya penghuni neraka“. (HR Ibnu Majah)








0 komentar:

Genre Based : News Item Text

Desember 20, 2018 RISMAWATI 0 Comments


News Item Text

Definition of News Item 

News item is a text which informs readers about events of the day. The events are considered newsworthy or important.
It means if there is an important event that should be known by many people, then this event deserves news. Well, the news text is called the news item text. However, if there are events that people do not deserve, then they are not definitely worth to be news. 








Generic Structure of News Item

1. Main Events / Newsworthy event(s): it recounts the event in summary form.
2. Elaboration / Background event(s): they elaborate what happened, to whom, in what      circumstance
3. Resource of Information (Source) : it contains comments by participants in, witnesses to and authorities expert on the event

Purpose of News Item

News Item Text is used to inform readers about events of the day which are considered newsworthy or important.
Or
1. To inform the readers about newsworthy or important events of the day
2. To present information the readers about newsworthy or important events of the day

News item text Language Feature of News Item

1.Focusing on circumstances (using a simple language in writing the text)
2.Using saying verbs: “….”, She said, informed, told, reported.
3.Sometimes at the beginning of news, the scene is mentioned : Jakarta – … .. / Kuala     Lumpur – …
4.Using Past tense in explaining news events. But if it is a fact that until now still               happen or still in the form of fact, then can use simple present tense.             
5.Short, telegraphic information about story captured in headline
6.Using adverbs: time, place and manner.
7.Uses of material processes to retell the event
Example Of News Item text :
The Biggest Insect was Found – An Example of News Item Text
An explorer has found the biggest insect ever on record – so large it can scoff a carrot. The insect is called a Weta Bug and has a huge wing span of seven inches and weighs as much as three mice.
An entomologist Mark Moffett, 55, discovered the cricket-like creature up a tree on New Zealand’s Little Barrier Island. He spent two days searching for the creepy crawly which were thought to be extinct after Europeans brought rats to the island many years ago.
“This became all the more amazing when we realised that this was the largest insect recorded.” Mark said.
Example of News item text in television (VOA Education Repot) 









0 komentar:

TPR (Total Physical Response)

Desember 20, 2018 RISMAWATI 0 Comments

Metode TPR adalah salah satu metode untuk pengajaran bahasa pada anak usia dini karena penerapannya berhubungan antara koordinasi perintah, ucapan dan gerak sehingga seorang anak lebih mudah untuk menguasai suatu bahasa dalam pembelajarannya. TPR sebagai salah satu teknik penyajian dalam pengajaran khususnya dalam pembelajaran bahasa asing, baik itu bahasa Inggris, Jepang, Perancis, dan lain-lain. Metode pembelajaran adalah suatu ilmu yang membicarakan tentang cara-cara menyampaikan bahan pelajaran, sehingga dikuasai oleh peserta didik dengan kata lain ilmu tentang guru mengajar dan murid belajar.

Bentuk Aktivitas dengan Metode TPR dalam PBM (Proses Belajar Mengajar).

Dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan metode TPR ini banyak sekali aktivitas yang dapat dilakukan oleh guru dan siswa antara lain:

a. Latihan dengan menggunakan perintah (Imperative Drill ), merupakan aktivitas utama yang dilakukan guru di dalam kelas dari metode TPR. Latihan berguna untuk memperoleh gerakan fisik dan aktivitas dari siswa.
b. Dialog atau percakapan (conversational dialogue).
c. Bermain peran (Role Play), dapat dipusatkan pada aktivitas sehari-hari seperti di sekolah,     restoran, pasar, dll.
d. Presentasi dengan OHP atau LCD
e .Aktivitas membaca (Reading) dan menulis (Writing) untuk menambah perbendaharaan kata (vocabularies) dan juga melatih pada susunan kalimat berdasarkan tenses dan sebagainya.

Berikut adalah video dari pengajaran secara Total Physical Response



   Kelebihan dan Kekurangan dari Total Physical Response
TPR memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, yakni:
1.      Kelebihan dari total physical response
a.    It is a lot of fun (sangat menyenangkan). Siswa akan merasa senang, dan metode ini bisa menjadi penggerak yang nyata di dalam kelas. TPR akan menjadi daya angkat langkah dan suasana hati.
b. It is very memorable (sangat mengesankan). Karena TPR membantu siswa untuk mengenal ungkapan-ungkapan dan kata-kata.
c.  It is good for kinaesthetic learners who are required to be active in the class ( baik untuk kinestetik siswa yang diperlukan untuk menjadi aktif di dalam kelas ).
d.   It can be used both in large or small classes ( Dapat digunakan baik di dalam kelas yang besar maupun kelas yang kecil). Dalam hal ini, tidak menjadi masalah seberapa banyak siswa yang kita miliki sepanjang kita mempersiapkan untuk menjadi pemimpin, siswa akan mengikuti.
e.  It works well with mixed-ability classes, (TPR bekerja dengan baik dengan kelas kemampuan campuran), dengan aktivitas fisik akan mendapatkan makna yang menyeluruh secara efektif sehingga semua siswa mampu memahami dan menerapkan target bahasa tersebut.
f.  It is no need to have a lot of preparation or materials using the TPR ( Tidak membutuhkan banyak persiapan atau material dalam menggunaan TPR). Dalam hal ini, sepanjang kita mampu menguasai apa yang akan dipraktekkan )berlatih terlebih dahulu), itu tidak akan mengambil banyak waktu untuk memulai.
g. It is very effective with teenagers and young learners (Sangat efektif bagi remaja dan anak-anak).
h.  It involves both left and right-brained learning (Melibatkan pembelajaran otak kanan dan kiri).

2.      Kekurangan total physical respons
a.    Siswa yang tidak terbiasa, misalnya karena latar belakang budaya, melakukan tindakan tertentu (yang diungkapkan kata kerja yang dipelajari) akan merasa malu melakonkannya. Hal seperti cenderung ditemukan pada siswa dewasa
b.  TPR hanya benar-benar cocok untuk tingkat pemula. Sementara, jelas bahwa hal itu jauh lebih bermanfaat di tingkat bawah karena bahasa target cocok untuk kegiatan, meskipun dapat pula berhasil diterapkan di tingkat menengah dan lanjutan. Dalam hal ini yang penting adalah adaptasi bahasa yang sesuai. Misal, ketika mengajar 'ways of walking' (stumble/tersandung, stagger/terhuyung-huyung, and tiptoe/berjinjit) untuk kelas lanjutan dan kata kerja memasak untuk kelas menengah (whisk/mengocok, setir/mengaduk, and grate/parut).
c. TPR tidak fleksibel untuk mengajarkan segala sesuatu dan jika banyak digunakan itu akan menjadi berulang. Metode ini adalah cara yang menyenangkan untuk mengubah dinamika dan kecepatan pelajaran yang digunakan dalam hubungannya dengan metode dan teknik. Singkatnya, TPR harus dikombinasikan dengan yang lainnya karena membutuhkan banyak energi sehingga siswa tidak merasa lelah belajar bahasa.;
d.  Ketika seorang guru menggunakan TPR dalam pelajaran mereka, mereka akanmengalami kesulitan mengajarkan kosakata abstrak atau ekspresi. Sebagai solusi, guru dapat menulis kata pada kartu dengan gambar jika ada. kelemahan lain adalah bahwa TPR dapat menjadi tidak efektif jika guru menggunakannya untuk jangka waktu yang panjang tanpa beralih dengan kegiatan lain yang membantu mengajarkan bahasa target. Karena TPR terdiri dari kata perintah, jadi cenderung mengabaikan narasi, deskripsi, dan bentuk-bentuk percakapan bahasa. [4]

Referensi :
https://gapika.wordpress.com/2008/01/12/tpr-totally-physical-response-metode-pembelajaran-bahasa-yang-cukup-efektif-untuk-peserta-didik/

0 komentar:

Invitation

Invitation is  a spoken or written request to somebody to do something or to go somewhere. TYPES OF INVITATION There are 2 types of...